Showing posts with label writing. Show all posts
Showing posts with label writing. Show all posts

Tuesday, July 26, 2011

Hadirnya Burung Biru, Warnai Harimu

Aneh, Firdous tiba-tiba ketawa sendiri sambil berteriak “Gila nih, gila!” – haloo, siapa yang gila? – dan kemudian mendadak wajahnya jadi bertekuk-tekuk tanda serius, setelah itu berubah lagi jadi galau tidak jelas. Semua itu terjadi saat dia sedang asyik berkutat dengan handphone putih kesayangan. Tidak henti ia memencet-mencet tombolnya, sambil sesekali menyeruput teh yang tadi dibeli. Itu semua dia lakukan, tanpa menoleh sedikitpun. What’s wrong with her? Serius banget, sih?

Monday, September 27, 2010

Lomba "Surat Untukmu, Nak. Dari Calon Ibumu/Ayahmu"

Bloggers, ini ada info lomba dr teman saya yang bernama Azka Madihah. Lombanya adalah bikin surat untuk calon anak kita. Untuk yang cewe sebagai calon ibu, dan yang cowo sebagai calon ayah. Ini saya copas syarat dan ketentuannya. Lumayan, sebagai doa untuk anak kita kelak, supaya bisa jadi anak yang sholeh/sholehah.

Wednesday, December 30, 2009

I Do Love You,Mr.Writing..<3

even sometimes i'm lazy,,but i still want to. Knapa suka nulis? From me,there's hiding feeling when our writing is commented by someone,,^^ is that good or bad,,whatever. But,i'm so happy when people read our writing...do you feel what i feel?mm,,i think so ;)..so,i'll start to write..
tp,,motivasi emosional kayak gt gak akan bertahan,,terbukti waktu ga ada yg komen,,jadi males nulis. ngerasa ga ada baterai lg yg ngejalanin tangan kita, buat memainkan keyboard2 (aih,lebay:)) , di otak ga ada lagi bang ilham yang merangkai abjad2 jadi kalimat2..^^ jadi,motivasi yang kayak gt,agaknya ga pas buat penulis..
Naaaahhhh,,akhirnya.......................
aku nemuin motivasi yang passs=).apa itu?? untuk beribadah pada Allah.
Lho? Lho? Kok bisa? Memang ada hubungannya?
Ya,ada doong. Iqra atau membaca itu salah satu cara kita untuk mendapat ilmu, sedangkan menulis itu..salah satu cara untuk menyampaikan ilmu.. nah,, menuntut ilmu dan menyampaikan ilmu itu...termasuk ibadah juga,, tul,ga?! yoyoii..(=yo'i maksudnya..), apalagi kalo yang kita sampaikan itu tentang kebaikan,,wah,pasti dapet balasan dr Allah SWT..
masih inget,kan hadits yang bunyinya "Sampaikanlah walau satu ayat.."
So,,walaupun sedikiit,,walaupun seupriitt,,kalau itu untuk kebenaran dan kebaikan,,(entah science,pengalaman,ato apapun...) kudu disampaikan,,walaupun g ada yg ngomentarin,,kalo ada yg baca,,alhamdulillah....=p. Apalagi klo nulisnya di blog,,gampang n asik banget,,bisa dibaca oleh orang di seluruh dunia (yg ngerti bhs Indonesia;p) n bisa ditambah2in gambar, gampang n praktiiss..
bgtulah,,skrg jd lebih sering baca n nulis,,coz klo ga baca, gmn bikin bahan buat yg ditulis??
Jangan jd Generasi Nol Buku-- kata Pak Taufik Ismail (alumni IPB,loh.hehe) -- yang rabun membaca n pincang mengarang,,hiii,,(>_<)Insya Allah,,klo kita rajin baca n nulis, Indonesia pasti bakal jadi negara yang maju karena diisi oleh bangsa yang gemar menuntut dan berbagi ilmu,,siip deh (^_*)v..
Oukeh!! Now,let we tell Mr./Mrs. Writing that we love him/her!!! <3 <3,,

“Barangsiapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surge.” (HR. Muslim)
“Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat.” (al-Baihaqy)
LET'S WRITE!! 

 *biar makin semangat (ehehe,,numpang narsis) *


Now,,kalo km dah siap buat nuliss,,coba sekalian ikut Blog Kontes; Motivasi Menulis untuk Blogger Indonesia.Menyampaikan ilmu,sekaligus ikut kontes..manstap,deh..makin banyak yg ikut,,makin seru. buruan,,sampe tanggal 1 Januari,tuuhh..
Itung2 buat dijadiin resolusi taun 2010,,yaitu "jadi sering nulis",or "posting blog min. 1 hari 1 kali" or resolusi lain ttg menulis,, manstap!
jangan lupa,yaa..buka blog Indonesia Menulis =) 
Posting ini diikutsertakan dalam kontes menulis yang diadakan oleh Indonesia Menulis yang diSponsori oleh:
01. Sawa Sanganam
02. Mbak Diah
03. Bujang Rimbo
04. Ahmad Sofwan
05. WP Template Gratis
06. Khairuddin Syah
07. Reseller Indobilling
08. Ardy Pratama
09. Hangga Nuarta
10. Abdul Cholik
11. Herman Yudiono
12. Aldy M Aripin 


Saturday, September 19, 2009

Lovely City...SIDOARJO


Kabupaten
Sidoarjo sebagai salah satu penyangga Ibukota Propinsi Jawa Timur merupakan daerah yang mengalami perkembangan pesat. Keberhasilan ini dicapai karena berbagai potensi yang ada di wilayahnya seperti industri dan perdagangan, pariwisata, serta usaha kecil dan menengah dapat dikemas dengan baik dan terarah.
Dengan adanya berbagai potensi daerah serta dukungan sumber daya manusia yang memadai, maka dalam perkembangannya Kabupaten Sidoarjo mampu menjadi salah satu daerah strategis bagi pengembangan perekonomian regional.
Kabupaten Sidoarjo terletak antara 112 5’ dan 112 9’ Bujur Timur dan antara 7 3’ dan 7 5’ Lintang Selatan. Batas sebelah utara adalah Kotamadya Surabaya dan Kabupaten Gresik, sebelah selatan adalah Kabupaten Pasuruan, sebelah timur adalah Selat Madura dan sebelah barat adalah Kabupaten Mojokerto.

Topografi
:
·         Dataran Delta dengan ketinggian antar 0 s/d 25 m, ketinggian 0-3m dengan luas 19.006 Ha, meliputi 29,99%, merupakan daerah pertambakkan yang berada di wilayah bagian timur
·         Wilayah Bagian Tengah yang berair tawar dengan ketinggian 3-10 meter dari permukaan laut merupakan daerah pemukiman, perdagangan dan pemerintahan. Meliputi 40,81 %.
·         Wilayah Bagian Barat dengan ketinggian 10-25 meter dari permukaan laut merupakan daerah pertanian. Meliputi 29,20%
Hidrogeologi
:
Daerah air tanah, payau, dan air asin mencapai luas 16.312.69 Ha. Kedalaman air tanah rata-rata 0-5 m dari permukaan tanah.
Hidrologi
:
Kabupaten Sidoarjo terletak diantara dua aliran sungai yaitu Kali Surabaya dan Kali Porong yang merupakan cabang dari Kali Brantas yang berhulu di kabupaten Malang.
Klimatologi
:
Beriklim topis dengan dua musim, musim kemarau pada bulan Juni sampai Bulan Oktober dan musim hujan pada bulan Nopember sampai bulan Mei.
Curah Hujan
:
Jumlah Curah Hujan (CH=mm) dan Hari Hujan (HH) Di Kabupaten Sidoarjo per tahun adalah sebagai berikut:


No.
Tahun
Jumlah STn Hujan
Curah Hujan
Hari Hujan
Hujan Rata-Rata
1.
1995
31
29.466
1.452
20.29
2.
1996
31
22.862
1.105
20.69
3.
1997
31
19.937
964
20.68
4.
1998
31
76.521
3.497
21.88
5.
1999
31
2.440
113
21.53
6.
2000
31
2.483
107
23.20
7.
2001
31
2.786
119
23.38
8.
2002
31
2.054
94
21.87
9.
2003
31
2.735
106
25.92
10.
2004
31
2.257
99
22.89
11.
2005
31
2.635
128
20.54

Struktur Tanah
Alluvial kelabu seluas 6.236,37 Ha
Assosiasi Alluvial kelabu dan Alluvial Coklat seluas 4.970,23 Ha
Alluvial Hidromart seluas 29.346,95 Ha
Gromosal kelabu Tua Seluas 870,70 Ha
(www.sidoarjokab.go.id,18 Oktober 2007)

Menurut situs yang dikeluarkan oleh Pemda Sidoarjo (http://www. sidoarjokab.go.id/?content=04-produk_unggulan/01produk_perindustrian.htm),yang menjadi produk unggulan perindustrian yang bahan bakunya adalah hasil pertanian adalah tas, koper, sandal, sepatu, dompet(sub sektor peternakan) serta petis, terasi, dan kerupuk ikan (sub sektor perikanan).
Produk-produk unggulan tersebut merupakan produk-produk industri yang pendistribusiannya sudah mencapai luar negeri. Sehingga sangat berimbas pada pemasukan keuangan ke Kabupaten Sidoarjo sendiri.
Kecamatan Tanggulangin merupakan salah satu sentra industri tas dan koper. Produk yang dihasilkan perajin Tanggulangin ini terkenal halus hasilnya dan digemari konsumen lokal maupun mancanegara. Produk yang sudah dirintis sejak tahun 1913 ini selain dipasarkan ke pasar lokal, juga diekspor ke Amerika, Kanada, Hongkong, dan Korea.( http://www.kompas.com/kompas-cetak/0203/19/nasional/ kabu08.htm,18 Oktober 2007).
Kerupuk adalah salah satu jenis makanan khas Indonesia yang sangat digemari. Hampir setiap daerah memiliki ciri khas kerupuk masing-masing, yang terkadang juga identik dengan nama daerah tempat asalnya itu. Ada Kerupuk Palembang dari Sumatera Selatan, ada Kerupuk Padang Pasir ala Kediri, Jawa Timur (Jatim), dan jika berbicara soal kerupuk udang, Kabupaten Sidoarjo tentunya merupakan tempatnya. Produksi kerupuk udang di Sidoarjo sebagai salah satu produk makanan nyamikan teman makan nasi sekarang ini mampu merambah seluruh pasaran di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Selain itu, kawasan lain di luar Pulau Jawa seperti Bali, Medan, Pontianak, dan Kalimantan juga menjadi daerah pasaran tetap produk makanan ini. Bahkan, menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo, selain dikenal sebagai sentra produksi kerupuk udang, beberapa kawasan di Sidoarjo juga menjadi tempat pelatihan membuat kerupuk udang. Salah satu lokasi yang sering dikunjungi berada di Desa Kedungrejo, Kecamatan Jabon, sekitar 21 kilometer arah selatan pusat kota. (http://www.kompas.com/kompas-cetak/0203/19/nasional/komo08.htm,18 Oktober 2007).
Terasi merupakan produk ikan setengah basah yang dibuat dari udang atau ikan-ikan kecil yang dicampur dengan garam, kemudian diragikan. Terasi digunakan sebagai bahan penyedap masakan seperti pada masakan sayuran, sambal, rujak, dan sebagainya. Sebagai bahan makanan setengah basah yang berkadar garam tinggi, terasi dapat disimpan berbulan-bulan. (http://www.warintek.ristek.go.id/ pangan/ikan,%20daging,%20telor%20dan%20udang/terasi.pdf, 18 Oktober 2007). Sedangkan petis adalah komponen dalam masakan Indonesia yang dibuat dari produk sampingan pengolahan makanan berkuah (biasanya dari pindang, kupang atau udang) yang dipanasi hingga cairan kuah menjadi kental seperti saus yang lebih padat. Dalam pengolahan selanjutnya, petis ditambah karamel gula batok. Ini menyebabkan warnanya menjadi coklat pekat dan rasanya manis. (http://id.wikipedia.org/wiki/Petis, 18 Oktober 2007). Sidoarjo merupakan salah satu pusat produksi terasi dan petis, di antaranya : Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati; Desa Balong Bendo, Kecamatan Candi; Desa Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo. Pemasaran prdouk terasi dan petis Sidoarjo ini sudah mencapai Jawa, Kalimantan, bahkan Timur Tengah.
Seperti yang dilansir oleh situs sidoarjo.sytes.net/bappekab/03-doc-rencana/DOK%20RPJMD/BAB%20II.doc, kenaikan nilai investasi di Kabupaten Sidoarjo dapat dikatakan sangat berhasil, dibandingkan dengan tahun 2004, prosentase tingkat capaiannya terdapat kenaikan 23,24% dimana nilai investasi dalam tahun 2004 sebesar Rp.1.533.101.000.000,00 dari 1.283 unit usaha sedang dalam tahun 2004 meningkat, realisasi sebesar Rp. 1.889.374.000.000,00 dari 1.370 unit usaha.
Selain itu, adanya industri yang berkembang dari produk-produk unggulan di Sidoarjo membawa efek yang lain. Tahun 2005 jumlah industri kecil yang ada di Kabupaten Sidoarjo mengalami kenaikan  sebanyak 58 industri jika dibandingkan dengan tahun 2004,  jumlah industri kecil non formal (jumlah kerajinan) mengalami kenaikan sebesar 430 buah industri dan Industri Besar mengalami kenaikkan  sebanyak 50 buah. Efek langsung dari perkembangan jumlah industri adalah meningkatnya jumlah penyerapan tenaga kerja oleh sektor industri. Pada awal tahun 2001 jumlah tenaga kerja yang terserap oleh sektor industri sebanyak 142.704 orang, dan pada akhir tahun 2005 mencapai 159.141 orang, atau meningkat 19,58 % dari kondisi awal tahun 2001. (sidoarjo.sytes.net/bappekab/03-doc-rencana/DOK%20RPJMD/BAB%20II.doc,18Oktober2007).


Namun, ada pula kendala-kendala yang dihadapi oleh produsen produk-produk unggulan tersebut. Misalnya saja masalah lemahnya akses pasar yang berimbas pada terhambatnya distribusi, diatasi dengan kegiatan yang dibuat oleh pemerintah daerah Sidoarjo. Kegiatan yang menunjang adalah kegiatan Pembangunan Pasar Porong Baru Paket 1 dan Paket 2 (yang sampai dengan 31 Desember 2005 belum dapat digunakan), rehabilitasi pasar dan prasarananya. Kegiatan tersebut mampu meningkatkan kelancaran distribusi barang dan jasa yang dihasilkan oleh pengusaha Industri Kecil dan Menengah, karena tanpa terdistrisbusikannya produk dari pengusaha tersebut, maka ini berarti tidak kembalinya modal mereka dan dapat mengakibatkan matinya usaha mereka. Kegiatan pembangunan dan rehabilitasi pasar pada tahun 2005 mampu meningkatkan jumlah pedagang yang ada di pasar daerah sebanyak 115 orang. Dengan adanya penambahan pedagang pasar tersebut berarti jumlah barang yang beredarpun semakin bertambah dan ini berarti kelancaran distribusi  barang semakin lancar. (sidoarjo.sytes.net/bappekab/03-doc-rencana/DOK%20RPJMD/BAB%20II.doc, 18 Oktober 2007).
Selain itu, yang sudah diketahui secara umum bahwa saat ini Sidoarjo sedang dilanda musibah lumpur panas terjadi sejak kurang lebih 1,5 tahun yang lalu. Ini juga mempengaruhi produksi industri di Sidoarjo, karena daerah yang terkena musdibah merupakan daerah industri. Selain itu, adanya lumpur panas ini mengakibatkan terhambatnya akses industri, seperti yang terjadi pada industri tas di Tanggulangin.
Para perajin tas dan koper di wilayah Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, melakukan langkah-langkah penyelamatan terhadap masa depan usaha yang terus terpuruk akibat dampak lumpur Sidoarjo. Menurut Ismail Syarif, Ketua Asosiasi Pengusaha Tanggulangin (APTA), pihaknya berharap para perajin diselamatkan dari kebangkrutan. Sebab saat ini, kondisi usaha menurun tajam akibat dampak dari lumpur. Padahal, di wilayah kerja para perajin tas dan koper, sebenarnya masih sangat aman dan jauh dari pusat semburan lumpur. (http://www.sinarharapan.co.id/ berita/0707/13/nus02.html, 18 Oktober 2007).
Dan solusi yang ditawarkan oleh produsen adalah agar dibuka pintu tol baru di Tanggulangin pada akses jalan tol koridor Sidoarjo-Porong. Selain membuka pintu tol di Tanggulangin, para perajin bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim berupaya menggairahkan sentra tas dan koper di Tanggulangin, di antaranya dengan promosi di sejumlah kota, Surabaya, Malang dan Jakarta.
Ia mengakui, karena informasi yang berlebihan terhadap banjir lumpur, membuat omzet usaha para perajin turun hingga 70 persen.
Bahkan, kecenderungan menurun itu terus terjadi dari bulan ke bulan selama setahun terakhir ini. (http://www.sinarharapan.co.id/ berita/0707/13/nus02.html, 18 Oktober 2007).
Solusi lain adalah kegiatan SKPD di antaranya Bimbingan Tekonologi dan Bantuan Stimulan pada industri kecil yang ternyata mampu meningkatkan pengetahuan pelaku usaha industri kecil tentang teknologi tepat guna yang selama ini belum dipahami, di antaranya teknologi tepat guna tentang  pengolahan industri krupuk, sepatu dan Logam. Peningkatan pengetahuan ini ditandai dengan telah mampunya pengusaha kecil untuk menggunakan peralatan dan bahan yang diberikan sebagai stimulan. Diharapkan di tahun mendatang dapat meningkatkan produktivitasnya dan pada akhirnya mampu menjadi pengusaha yang mandiri dan mampu meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan pelaku usaha. (sidoarjo.sytes.net/bappekab/03-doc-rencana/DOK%20RPJMD/BAB%20II.doc, 18 Oktober 2007).
Jadi dari penjelasan tersebut, solusi-solusi yang sudah dijalankan oleh pemerintah daerah Sidoarjo diharapkan membuahkan hasil yang memuaskan, sehingga mampu mengatasi permasalahan umum yang selama ini ada yaitu:
-  Rendahnya daya saing produk secara global
-  Lemahnya akses pasar
-  Kurangnya pengetahuan tentang Teknologi Tepat Guna bagi kelancaran produksi.





Wednesday, May 27, 2009

Indonesia dan Kemiskinan Multidimensional


Indonesia dan Kemiskinan Multidimensional
Oleh : Dina Nur Fitriana

“Kami marah karena tra (tidak) dapat kartu BLT (Bantuan Langsung Tunai), padahal kami sudah mendaftar dan antre dari pagi.” Kalimat bernada pelan dan tampak menahan rasa perih akibat tiga butir peluru masih bersarang di pinggang kirinya, keluar dari mulut Lukas Talenggen, salah satu korban rusuh Puncak Jaya.”(Sinar Harapan, 16/10/2006).
Lukas meluapkan amarahnya dengan menyerbu kantor DPRD Puncak Jaya di Kota Batu, karena tidak mendapat kartu BLT, yang ia percaya mampu – paling tidak – memperbaiki ekonomi keluarganya. Namun, luapan kemarahan yang dikeluarkan justru berbuah tembakan untuknya. Apa BLT merupakan solusi tepat yang diambil pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan? Sebenarnya, apa itu kemiskinan?
Kemiskinan tidak hanya dikaitkan dengan kurangnya uang dan barang untuk memenuhi kebutuhan dalam hidup. Kemiskinan adalah keadaan adanya rasa kekurangan. Jika kita dalam keadaan sedang tidak ada ide, dinamakan miskin ide. Kurang sumber daya alam atau manusia yang dibutuhkan, miskin sumber daya. Segala keadaan dimana dirasakan kekurangan atau ketidakmampuan untuk memenuhi segala macam kebutuhan dan keinginan adalah kemiskinan.
Seperti yang dikatakan Chambers (dalam Nasikun) bahwa kemiskinan adalah suatu integrated concept yang memiliki lima dimensi, yaitu: 1) kemiskinan (proper), 2) ketidakberdayaan (powerless), 3) kerentanan menghadapi situasi darurat (state of emergency), 4) ketergantungan (dependence), dan 5) keterasingan (isolation) baik secara geografis maupun sosiologis.
Banyak sisi atau dimensi yang menyebabkan sesuatu dikategorikan masuk dalam keadaan miskin. Miskin ekonomi dalam hal kurangnya uang atau barang untuk memenuhi kebutuhan PSP (Pangan, Sandang, dan Papan) sering dianggap hal yang harus segera diselesaikan dengan memberikan langsung kebutuhan-kebutuhan itu pada yang tidak dapat memenuhinya. Padahal masalah yang sebenarnya adalah bisa jadi berawal di dimensi-dimensi lain seperti yang dipaparkan oleh Chambers.
Kemiskinan juga dapat dibagi dalam empat bentuk, yaitu:
a. Kemiskinan absolut: bila pendapatannya di bawah garis kemiskinan atau tidak cukup untuk memenuhi pangan, sandang, kesehatan, perumahan, dan pendidikan yang diperlukan untuk bisa hidup dan bekerja.
b. Kemiskinan relatif: kondisi miskin karena pengaruh kebijakan pembangunan yang belum menjangkau seluruh masyarakat, sehingga menyebabkan ketimpangan pada pendapatan.
c. Kemiskinan kultural: mengacu pada persoalan sikap seseorang atau masyarakat yang disebabkan oleh faktor budaya, seperti tidak mau berusaha memperbaiki tingkat kehidupan, malas, pemboros, tidak kreatif meskipun ada bantuan dari pihak luar.
d. Kemiskinan struktural: situasi miskin yang disebabkan karena rendahnya akses terhadap sumber daya yang terjadi dalam suatu sistem sosial budaya dan sosial politik yang tidak mendukung pembebasan kemiskinan, tetapi seringkali menyebabkan suburnya kemiskinan.
Perkembangan terakhir, menurut Jarnasy (2004) kemiskinan struktural lebih banyak menjadi sorotan sebagai penyebab tumbuh dan berkembangnya ketiga kemiskinan yang lain.
Kemiskinan juga dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu kemiskinan alamiah dan kemiskinan buatan (artificial).
a. Kemiskinan alamiah berkaitan dengan kelangkaan sumber daya alam dan prasarana umum, serta keadaan tanah yang tandus.
b. Kemiskinan buatan lebih banyak diakibatkan oleh sistem modernisasi atau pembangunan yang membuat masyarakat tidak dapat menguasai sumber daya, sarana, dan fasilitas ekonomi yang ada secara merata.
(Mas’oed, 1997).
Rumah-rumah megah yang dilihat PI di Jakarta, VIP di Bogor, atau Darmo di Surabaya ; mal-mal yang saban hari penuh oleh lautan orang, baik tua maupun muda; banyaknya orang yang sudah membawa telepon seluler; ataupun rumah-rumah yang kebanyakan sudah mempunyai televisi; membuat kita bertanya, apa benar kita masuk dalam kategori miskin?
Sekarang, mari kita lihat keadaan lain. Ketimpangan atau selisih yang sangat jauh dengan keadaan di atas jika kita melihat rumah-rumah yang ada di tepi sungai atau di bawah jembatan layang, sementara makin banyak juga barang-barang impor yang beredar dan super laris manis di pasaran, baik pangan maupun non-pangan; maskapai nasional kita yang sempat diboikot oleh Saudi Arabia; kebudayaan Indonesia yang dipatenkan oleh negara lain; banyaknya anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan, yang malah menjajakan koran atau mengamen; tidak mampunya kita bersaing dengan negara lain dalam hal pengembangan negara padahal mendapatkan kemerdekaan di masa yang sama; membuat kita bertanya sekali lagi, apa kita masuk dalam kategori miskin?
Keadaan kita yang bergantung pada negara lain dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan maupun non-pangan, tidak bisa berbuat apa-apa saat kebudayaan kita diambil begitu saja, saat maskapai nasional kita diboikot; tidak mampunya menyelesaikan masalah pendidikan yang merupakan masalah vital bagi masa depan bangsa; tidak mempunyai kita menghadapi persaingan global dalam perdagangan bebas, terbukti barang-barang kita yang banyak diklaim buruk karena tidak memenuhi standar mutu; ketidakberdayaan, ketidakmampuan menghadapi segala situasi, ketergantungan pada pasokan dari negara lain, apakah membuat kita masih bertanya lagi?
Ada istilah poverty trap atau perangkap kemiskinan. Perangkap yang membuat kita serba salah dan bingung untuk mengatasi kemiskinan dari sudut atau dari bagian yang mana. Karena permasalahan berasal dari permasalahan lain yang ujung-ujungnya kembali lagi pada permasalahan awal.
(gambar)

Istilah lain untuk keadaan seperti ini; sebagai ilustrasi dapat dikemukakan pandangan dari Jalaludin Rachmat (1999), bahwa produktivitas yang rendah, pendapatan yang rendah menyebabkan pendidikan rendah. Pendidikan yang rendah mengakibatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang rendah. Kualitas SDM yang rendah menyebabkan produktivitas yang rendah dan terus begitu. Rangkaian tersebut sering disebut sebagai vicious circle atau lingkaran setan kemiskinan.
Kemiskinan kultural juga terjadi dan merupakan salah satu penyebab timbulnya kemiskinan-kemiskinan lain, ini diungkapkan oleh Sendouw (2006) bahwa ternyata yang membedakan negara maju dan terkebelakang adalah sikap dan perilaku masyarakatnya yang telah dibentuk sepanjang tahun melalui pendidikan dan kebudayaan. Berdasarkan berbagai penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat di negara maju mengikuti prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut: etika, kejujuran dan integritas, bertanggung jawab, hormat pada aturan/hukum, menghormati hak orang lain, cinta pada pekerjaan, mau bekerja keras, dan tepat waktu. Sementara di negara miskin, hanya sebagian kecil masyarakatnya yang mengikuti prinsip-prinsip tersebut.
Dan kita termasuk di dalamnya karena banyak contoh kasus yang membuktikan mental yang rendah dari bangsa Indonesia. Di tingkat elite, korupsi yang tak kunjung surut, dari birokrat, wakil rakyat sampai akademisi, pemalsuan ijazah demi mendapatkan tempat di kursi pemerintahan, atau pilkada yang selalu tidak sehat berujung pada tindak kecurangan. Setali tiga uang dengan kondisi masyarakat umum. Yang terjadi dengan Lukas Talenggen, maraknya tindak kriminalitas (pemerkosaan, pembunuhan, yang terkadang disebabkan oleh hal-hal yang sepele), yang lebih sederhana lagi, lihat saja para pengguna jalan, di lampu lalu-lintas yang telah menyala merah, pengendara seenaknya menyerobot, tidak mematuhi rambu, dan pemakaian helm atau sabuk pengaman. Tidak mencintai lingkungan, dengan membuang sampah sembarangan atau memakai listrik dan air secara berlebihan.
Permasalahan tentunya membutuhkan sebuah pemecahan atau solusi. Keluar dari lingkaran setan memang tidak mudah, namun bisa. Kemiskinan adalah sebuah fenomena multifaset, multidimensional, dan terpadu. Fenomena kemiskinan yang multidimensional, menuntut formulasi kebijakan yang multidimensional pula. Keliruan besar, apabila kebijakan dirancang parsial dan hanya fokus pada pembenahan ekonomi semata (Simanjuntak, 2007). Masih ada dimensi sosial, pertahanan, dan kultur yang harus diperbaiki pula. Jadi, mengatasi masalah multidimensional harus dilihat dari semua sudut sehingga akan membutuhkan jangka waktu yang lama. Waktu yang dibutuhkan nanti pasti akan sebanding dengan hasil yang didapat. Seperti jika kita terserang demam, belum tentu bisa disembuhkan hanya dengan obat penurun demam, karena bisa jadi permasalahan sebenernya adalah typhus. Dan tentu saja typhus diketahui dari pemeriksaan-pemeriksaan lebih lanjut serta penyembuhan yang bertahap.
Dalam Suharto (2007) dikatakan bahwa seringkali sebagian orang menganalogikan strategi pengentasan kemiskinan berupa teori ikan dan kail. Sering dikatakan bahwa memberi ikan kepada si miskin tidak dapat menyelesaikan masalah. Si miskin akan menjadi tergantung. Kemudian, banyak orang percaya memberi kail akan lebih baik. Si miskin akan lebih mandiri. Benarkah? Analogi ini perlu diperluas. Memberi kail saja ternyata tidak cukup. Meskipun orang punya kail, kalau ia tidak memiliki cara mengail ikan tentunya tidak akan memperoleh ikan. Pemberian keterampilan (capacity building) kemudian menjadi kata kunci dalam proses pemberdayaan masyarakat. Setelah orang punya kail dan memiliki keterampilan mengkail, tidak dengan serta merta ia dapat mengumpulkan ikan, jikalau lautan, sungai dan kolam dikuasai suatu kelompok. Karenanya, penanganan kemiskinan memerlukan pendekatan makro kelembagaan. Perumusan kebijakan sosial adalah salah satu piranti penciptaan keadilan yang sangat penting dalam mengatasi kemiskinan.
Keterampilan, pemberdayaan, dan kompetensi-kompetensi yang ditanamkan pada tiap bangsa tentu saja tidak terlepas dari bagaimana sistem pendidikan yang didapat. Sistem pendidikan harus benar-benar mewujudkan visi misi untuk mengasah tiap individu untuk memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk menghancurkan lingkaran setan kemiskinan, kemiskinan dalam dimensi yang beragam. Jadi, perlu sekali pemecahan permasalahan yang multi untuk menghadapi persoalan yang multi. Tentu saja diperlukan kerja sama antara seluruh pihak yang terkait. Percuma memiliki sumber daya alam yang cadas, tanpa sumber daya manusia cerdas. Teringat perkataan seorang da’i, bahwa menjadi lebih baik itu dimulai dari hal yang kecil, dari diri (negara) sendiri, dan dimulai sekarang juga.

KEPUSTAKAAN
Jalaludin, Rakhmat. 1999. Rekayasa Sosial, Reformasi atau Revolusi Remaja. Rosdakarya. Bandung.
Jarnasy, Owin. 2004. Keadilan, Pemberdayaan dan Penanggulangan Kemiskinan. Belantika.Jakarta.
Julia. 2006. Kami Marah karena “Tra” Dapat Kartu BLT. Sinar Harapan. 16 Oktober 2006.
Mas’oed, M. 1997. Politik, Birokrasi dan Pembangunan. Pustaka Pelajar Offset. Yogyakarta.
Nasikun, 1995, Kemiskinan di Indonesia Menurun, dalam Perangkap Kemiskinan, Problem, dan Strategi Pengentasannya, (Bagong Suyanto, ed), Airlangga University Press. Surabaya.
Recky Sendouw.2006.Mengapai Indonesia Miskin?. Harian Komentar . 10 Mei 2006.
Simanjuntak, D.A. 2007. Quo Vadis Kemiskinan di Banten. http://dahnilanzarsimanjuntak.blogspot.com [03 April 2008].
Suharto, Edi. 2007. Pendekatan Pekerjaan Sosial dalam Menangani Kemiskinan di Tanah Air. http://www.policy.hu/suharto/makIndo27.html [03 April 2008].

Thursday, May 21, 2009



Super Junior-It's You lyrics

Neorago (Neorago)
Neorago (Neorago)
Nan nobunirago (Neorago)
Neorago (Neorago)

Dareunsaram pilyo obseo nan keunyang neorago
Dashi hanbon mullo bwado nan keunyang neorago

Imi noneun dareun saranghaet kkaetjiman
Nohl chilsuga obseo dashi dolikilsu obseo oh~

Nae nunbit chi deulkowo keu sungane
Gaseum kipi moseul bakdon sungane
Miryeon obshi baro nohreul sontaekhaeseo
Keurae nan neorago

Ona, keu nuga nuga mworaedo naneun sangwan obdago
Keu nuga nuga yokhaedo nomanbarabun dago
Na dashi taeor nandedo ojik nobbunirago
Jakku jakku shigani heullodo

Ona, nol sarang handa malhaedo chonbumanbon malhaedo
Nae gaseumsok dabultadago mareun ibsol dwedorok
Na dashi taeor nande do ojik nobbunirago
Jakku jakku shigani heullodo
Ona!

Oh oh only for you oh oh only for you
Oh oh only for you oh oh only for you (2x)

Amumaldo pilyo obseo nan keunyang neorago
Nomu neujordago haedo nan keunyang neorago

Jal motdwin sarang ingol algo itjiman
Pogi halsu obseo joldae nohchilsu neun obseo ah ah

Chadichan nae ibsul reul dor bureur ne
Ddeukor ubke nohreur chaja wichi ne

Bulobwado daedab obneun noijiman
Nol kidarindago

Ona, keu nuga nuga mworaedo naneun sangwan obdago
Keu nuga nuga yokhaedo nomanbarabun dago
Na dashi taeor nandedo ojik nobbunirago
Jakku jakku shigani heullodo

Ona, nol sarang handa malhaedo chonbumanbon malhaedo
Nae gaseumsok dabultadago mareun ibsol dwedorok
Na dashi taeor nande do ojik nobbunirago
Jakku jakku shigani heullodo
Ona!

Oh oh only for you oh oh only for you
Nan neorago neorago naneun (wae moreuni wae moreuni)
Nan neorago neorago naneun na~

Keu nuga nuga mworaedo naneun sangwan obdago
Keu nuga nuga yokhaedo nomanbarabun dago
Na dashi taeor nandedo ojik nobbunirago
Jakku jakku shigani heullodo

Ona, nol sarang handa malhaedo chonbumanbon malhaedo
Nae gaseumsok dabultadago mareun ibsol dwedorok
Na dashi taeor nande do ojik nobbunirago
Jakku jakku shigani heullodo
Ona!

Neorago (Neorago)
Neorago (Neorago)
Nan nobunirago (Neorago)
Neorago

TIPS BER-NASYID YG "BAIK"


Hohoho..ceritanya tadi kita habis ber-nasyid ria alias ber-nasyid gajebo..yaah maklum..namanya juga masih amatiran..jadi,kacau gtchu dweh pnampilan kita...but cukup menghibur..tapi,,klo dirasa-rasa..jadi bisa ngambil plajaran dr apa yg kt lakuin tadi,lhooo...here it is.

1. Latihan yang efektif n cukup
lama latihan of course gak menentukan baek enggaknya cr kita latihan, tapi jangan sampe parah bgt ky kt,,yg latihannya mevetz bgt..yaituu (klo ditotal) 2 hari SAJA..so,bgitulah jadinya..kurang persiapan..

2. n then...klo lg latian jagn kbnykan bercanda =)..hi3. boleh sii,,tapi jangan kbanyakan..ntr bikin waktu latian jadi lebih lama.tapi sangat dianjurkan klo kt dah bener2 jenuh buangetzzz..

3. pas udah hari-H,,tau waktu (tau kapan) kita tampil..ky tadi itu3, kita dah dateng jam 8, tapi tampil baru jamu setengah 2, bikin muka kusut, suara acakadut n pikiran smrawut,,so,kita harus tau jadwal kita yaa..

4. Dont be nervous n semangat..keep smiling at the stage..mm,tp g gt juga si,,tergantung lagu yg kita nyanyiin ky gimana.masa kalo lagunya sedih, mimik kita senyum terus?klo bgichu, intinya adalah...ekspresif..tatap muka penonton satu-satu, n yakinin mereka kalo yg kita nyanyiin adalah ilmu..trus kadang-kadang, kita suka grogi liyat grup lain, apalagi kalo yg lebih bgus..nah, ini disiasatin dengan sugesti bahwa mereka sedang menghibur kita, n kita nanti juga akan menghibur mereka..

5. Jangan kebanyakan pindah-pindah,apalagi kalo mic-nya ber-wire,,bisa2 jd kelibet..klo wireless mah asik-asik aja mw pindah kmana aza..kluar ruangan jug abisa..

6. Pembagian suara,,ga perlu rata musti nyanyi,,kalo emang cocok di bagian lain (mis. ada bg. yg kt improve), ya nda masyalah...

7. Kostum,,ga perlu kembar,tp kembar lebih bagus..eh,tp kl mw beda, cari-cari alasan aja knapa bisa ky gt,,ngarang aza..didramatisir..

8. Niat yang lurus. Niatkan selalu apa yang kita lakukan itu adalah hanya karena Allah. Niat untuk memberi ilmu dan kebahagiaan ke temen2 (esp. yg sedang nonton)..insya Allah, walaupun ga menang, tetep dapet pahala dr Allah n senyuman dr penonton..hehe (menghibur diri..). Jangan lupa sebelum nampil, brdoa duluu..biar diluruskan niatnya n diberi kemudahan..oukehhhh???

So, selamat ber-nasyid..^^ (nahluerz)


pic from : http://www.jonathantan.org/images/islam/nasyid.jpg

 
Free Website templatesFree Flash TemplatesFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates