Sunday, September 18, 2011

Resensi Buku Seru "7 Keajaiban Rezeki"





Pernah merasakan tersengat listrik alias kesetrum? Saya pernah merasakannya, secara beruntun, sebanyak tujuh kali. Namun, sengatan ini lain dari biasanya karena langsung menuju otak, namun anehnya tidak menyebabkan kematian. Malah, akan membuat kita menjadi sosok yang baru. Yang lebih cerdas, lebih berani, dan lebih ‘nganan’. Maka dari itu, sesuai judul, setelah tersengat; bukan ekspresi “Aw, Sakit!” yang muncul, tetapi “Waw, Sakti!”. Sumbernya berasal dari sebuah isolator, berupa sebuah benda bernama buku. Bagaimana mungkin buku menghasilkan sengatan? Bisa, karena buku ini tidak biasa. 

Saya telah bercerita bahwa saya telah sebanyak tujuh kali mendapat sengatan dari buku tersebut dengan tujuh hal berikut : 
1. Sidik Jari Kemenangan (Lingkar Diri) 
2. Sepasang Bidadari (Lingkar Keluarga) 
3. Golongan Kanan (Lingkar Diri) 
4. Simpul Perdagangan (Lingkar Sesama) 
5. Perisai Langit (Lingkar Diri) 
6. Pembeda Abadi (Lingkar Diri) 
7. Pelangi Ikhtiar (Lingkar Diri) 

Kita diajak oleh sang penulis - lewat masterpiece-nya ini - untuk berpikir beda dengan otak kanan. Tidak hanya berpikir, tetapi juga BERTINDAK. Beliaulah Ippho ‘Right’ Santosa, yang menguraikan tujuh cara mendapatkan rezeki, dengan CEPAT dan SARAT.Tujuh cara ini adalah percepatan-percepatan, lompatan-lompatan, keajaiban-keajaiban, atau yang saya sebut sengatan-sengatan – secara Islami – untuk meraih apa yang kita inginkan terkait keuangan, kesehatan, hubungan, impian, prestasi, ataupun jodoh. 


Bukan memori dengan space besar yang dibutuhkan, bukan pula otak dengan IQ tinggi untuk mencerna segala yang dituliskan; tetapi keyakinan, kemauan, dan yang paling penting adalah ACTION. Jika kita percaya dan bertindak, percepatan rezeki adalah keniscayaan. Jika tidak, kata beliau, segera tutup bukunya. Membaca buku 7 Keajaiban Rezeki, seperti mendengar Ippho Santosa berkata di hadapan kita. Karena memang begitulah tujuannya; bukan supaya kita mengingatnya, tetapi supaya kita memahami sepenuhnya dan memPRAKTIKkannya.  


Buku ini seperti buku resep, dari tulisan bisa berubah menjadi masakan, jika dipraktikkan. Tapi akan menjadi tulisan dan hafalan saja, jika hanya dibaca. Saya sudah membaca dan sedang berproses untuk menggapai ketujuhnya, untuk mendapat apa yang disebut sebagai kebahagian di dunia dan akhirat. Dan sesegera mungkin akan bergabung dengan pesawat jet berisi puluhan ribu orang (atau bahkan ratusan ribu sampai jutaan orang) yang telah melaju cepat dengan memetik manfaat dari buku ini. Jika anda tak ingin ketinggalan pesawat; segera baca, segera praktikkan! Bila Anda rasa lajunya terlalu cepat, silakan turun, uang tiket Anda 100% persen akan dikembalikan oleh Ippho Santosa. Right, Bang Ippho?



Sumber gambar di sini

2 komentar:

Arif Ramadha said...

aku udh baca...bukunya luar biasa...!!!!

dinanf said...

hehehe stujuuu!!!!

Post a Comment

 
Free Website templatesFree Flash TemplatesFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates